Arsip untuk Kategori 'budaya'

10
Jun
09

KAMPUS SEBUAH PUSAT KEBUDAYAAN

Rosichin M.

Kampus bukan hanya merupakan wahana dan sarana proses belajar mengajar, pewarisan ilmu, pendewasaan, dan pemberdayaan manusia, namun lebih dari itu kampus menjadi sebuah pusat kebudayaan di antara pusat kebudayaan yang ada dalam masyarakat. Kebudayaan memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat (manusia). Tanpa kebudayaan manusia berada di persimpangan jalan, ada dalam kebingungan dan penderitaan dan atau hidup dalam kematian, tak ubahnya sebuah patung yang tak pernah berkata dan tertawa serta terkunci bibirnya.

Continue reading ‘KAMPUS SEBUAH PUSAT KEBUDAYAAN’

16
Jan
09

ETIKA SUBSISTEN ORANG-ORANG PINGGIRAN

Rosichin M.

Masyarakat desa tradisional mendapat desakan kuat modernisme dan industrialisasi yang terus merambah. Mereka sebagai orang-orang pinggiran tak mau terpuruk dan jatuh ke titik nol kehidupan. Sejalan dengan prinsip “dahulukan selamat” yang ditawarkan Roumasser, mereka mencipta ruang-ruang sendiri sebagai strategi melangsungkan hidupnya, sekaligus sebagai respon terhadapsistem yang ada yang kurang membela atau memberi angin segar kepada orang-orang pinggiran. Ruang profesi ojek menjadi ruang tumpuan yang diisi para suami, dan ruang lain, ruang sambilan yang menjadi penopangnya diisi para istri tapi tidak sampai menjadi ruang pelacur jalanan.

Continue reading ‘ETIKA SUBSISTEN ORANG-ORANG PINGGIRAN’




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.